Kokurikuler Lintas Mata Pelajaran: Harmoni Wirausaha di Sekolah

Dalam buku karya Hisrich, Peters, & Shepherd yang berjudul "Entrepreneurship" , Kewirausaha merupakan Proses menciptakan sesuatu yang baru bernilai, dengan mengalokasikan waktu & usaha, menanggung risiko, serta menerima imbalannya.

Mengapa kewirausahaan sangat penting di ajarkan di sekolah?, Pertama; kewirausahaan mendorong inovasi. Inovasi sangat di perlukan guna menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks. Dengan mengajarkan kewirausahaan maka secara tidak langsung siswa di ajarkan untuk berpikir tentang inovasi yang cocok dalam perkembangan dunia ini sehingga siswa dinilai lebih siap dalam menghadapi tantangan zaman.
Kedua; kewirausahaan melatih kemandirian dan kepemimpinan. melalui kewirausahaan siswa mendapatkan wadah dimana dia dilatih untuk menentukan sebuah produk dan diroduksi serta di pasarkan. melalui kemandirian yang tekun, kewirausahaan dapat berjalan, dalam kepemimpinan tentu siswa akan belajar tentang mengelola sebuah kelompok kerja sehingga bukan hanya tentang berjualan yang akan dilakukan, melainkan juga tentang kerja sama untuk menuju tujuan bersama yang telah di sepakati.
Ketiga, kewirausahaan merangasang kegiatan positif terhadap kerja keras dan keberhasilan. dalam membangun kewirausahaan, siswa akan di hadapkan oleh tantangan dan resiko. Namun melalui pendampingan yang tepat siswa akan lebih tenang dalam dalam menghadapi resiko dan kegagalan. karena 2 hal tersebut akan dihadapi oleh siswa di masa yang akan datang

Kelompok 1
Kelompok 2
Kelompok 3
Kelompok 4

Projek Bussines day/Kewirausahaan ini adalah merupakan salah satu kegiatan "Kokurikuler". Kegiatan "Kokurikuler sendiri merupakan kegiatan yang berkaitan langsung dengan mata pelajaran, tetapi dilakukan di luar jam pelajaran utama untuk memperdalam, memperkuat, atau mempraktikkan materi pembelajaran.
Pada kesempatan ini Ibu Arlina Yunita S.Pd selaku wali kelas V-B menggabungkan pembelajaran Bahasa Indonesia bab 4 yang berisi tentang "Kewirausahaan" dengan pembelajaran lainnya yang beliau beri judul "Projek Kokurikuler Lintas Mata Pelajaran" yang menggabungkan:

1. Bahasa Indonesia: Membuat teks prosedur (Membuat makanan-minuman sehat yang layak di jual), membuat poster melalui aplikasi canva
2. Pendidikan Pancasila: Nilai mandiri, Tanggung jawab, Kerja sama, dan Sopan santun
3. Matematika: Menghitung modal, Harga jual, laba dan rugi
4. IPAS: Pemilihan bahan makanan sehat dan bergizi
5. Seni Rupa: Membuat poster yang menarik

Ibu Arlina Yunita S.Pd menjalankan program "Kokulikuler lintas mata pelajaran" di laksanakan pada hari Selasa, 18 November 2025 yang bertujuan selain sebagai program pembelajaran, juga di gunakan sebagai bentuk pengembangan kewirausahaan anak.
"Anak-anak di bagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing di berikan tugas untuk membuat produk siap jual yang tentu di bantu oleh wali murid masing-masing. Serta tetap memenuntaskan point-point penting dalam mata pelajaran yang telah di sepakati, lalu siswa mengeksekusi produk tersebut di sekolah pada pukul 09.00-Selesai" ucap wali kelas 5B tersebut.

dalam kewirausahaan tersebut terdapat banyak tantangan dan hambatan yang di hadapi oleh setiap kelompok seperti:

1. Produk yang di buat menemukan kegagalan saat proses pembuatan
2. bahan yang semakin menipis sedang produk sudah harus dalam tahap produksi
3. biaya yang tidak sedikit

Namun dalam proses tersebut, siswa mempelajari sesuatu yang penting yakni; pantang menyerah, berani mengambil keputusan, serta berani berporses. ucap wali kelas V-B tersebut.

Tags :
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *