Ular Tangga Edukatif untuk Membentuk Kemampuan Numerasi Anak

Mapel Numerasi adalah mata pelajaran atau bidang kompetensi yang berfokus pada kemampuan menggunakan angka, memahami data, dan menerapkan konsep matematika dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks kurikulum Indonesia (terutama Kurikulum Merdeka), numerasi bukan hanya berhitung, tetapi kemampuan untuk:

  • Memahami bilangan dan operasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian)

  • Mengukur (panjang, waktu, massa, volume)

  • Membaca dan menafsirkan data (tabel, diagram, grafik)

  • Memecahkan masalah menggunakan penalaran matematika

  • Menerapkan matematika dalam situasi nyata

Jadi, numerasi = kemampuan berpikir matematis untuk memecahkan masalah sehari-hari, bukan sekadar pelajaran Matematika biasa.

Ibu Irma Eka Wahyuni S.Pd selaku wali kelas VI-A Mengatakan "Permainan ular tangga yang di aplikasilan pada mata pelajaran numerasi merupakan salah satu strategi pembelajaran yang mampu melibatkan kemampuan siswa di bidang numerik namun di bungkus menggunakan permainan yang menyenangkan dan mengasyikkan. Sehingga pelajaran dapat diterima dengan hati yang gembira".

Hal tersebut sejalan dengan instruksi Ibu kepala sekolah Ibu Atik Purwati S.Pd, "Mari jadikan sekolah ini sekolah yang ramah anak, sekolah yang nyaman untuk siswa belajar, para pendidik bebas melakukan inovasi apapun, membungkus kegiatan pembelajaran apapun semenarik mungkin dan seasyik mungkin. Gunakan fasilitas sekolah yang ada guna menunjang pembelajaran para guru di SD Negeri Suruh ini. sehingga Visi-Misi sekolah dapat tercapai, serta tujuan pendidikan nasional dapat terlaksana sebaik mungkin juga."

Konsep permainan ular tangga dalam pembelajaran numerasi adalah Anak-anak bermain khalayaknya permainan ular tangga pada umumnya dan ketika pion menginjak ke nomer nomer tertentu, maka si anak harus mengerjakan soal numerasi yang telah di persiapkan . Jika jawaban betul maka bisa lanjut menjalankan pionnya hingga garis finish, namun jika salah maka tidak diperbolehkan bermain 1 putaran.

"Permainan ini dinilai cukup efektif dalam mengonsep pembelajaran karena selain mengandalkan kemampuan hitung-hitungan, juga dituntut untuk mengatur strategi, ketelitian, peluang secara sederhana serta meningkatkan peluang secara sederhana", tegas Wali kelas VI-A tersebut.

Permainan ular tangga bisa digunakan untuk mata pelajaran apa pun karena konsep dasarnya sangat fleksibel. Setiap kotak pada papan permainan dapat diisi dengan materi, pertanyaan, atau tugas yang relevan dengan kompetensi pelajaran tertentu. Guru hanya perlu menyesuaikan isi kotak sesuai tujuan pembelajaran. sehingga berharap semua materi yang di sampaikan dapat bisa diterima dan dipahami oleh siswa dengan baik.

Tags :
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *