“Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW: Menggali Potensi Siswa Melalui Berbagai Perlombaan Islami.”

Sukodono, 24 Januari 2026.
Sd Negeri Suruh mengadakan kegiatan PHBI (Perayaan Hari Besar Islam) memperingati Isra wal Mi'raj Nabi Muhammad SAW. perayaan Isra Miraj kaliini dikemas secara kreatif dengan menghadirkan berbagai perlombaan bernuansa Islami. Hal ini bertujuan agar para siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam mengekspresikan bakat dan pemahaman agama mereka.

Dalam sambutanya, Ibu Atik Purwati S.Pd S.D selaku kepala sekolah menyampaikan pesan yang penuh motivasi. Beliau menekankan bahwa peringatan Isra wal Mi'raj bukan sekadar seremoni sejarah, melainkan momentum transformasi diri bagi seluruh warga sekolah.

Beliau mengatakan bahwa:

  • Pentingnya Menjaga Salat: Beliau mengingatkan bahwa inti dari peristiwa Isra Mi'raj adalah perintah salat. Ibu Atik berpesan agar para siswa menjadikan salat sebagai kebutuhan, bukan beban, karena salat adalah fondasi utama dalam membentuk karakter jujur dan disiplin.

  • Lomba sebagai Sarana Dakwah: Terkait perlombaan Islami yang diadakan, beliau menegaskan bahwa menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Hal yang terpenting adalah keberanian siswa untuk tampil dan syiar agama melalui bakat yang mereka miliki.

  • Keseimbangan Iptek dan Imtaq: Beliau berharap melalui kegiatan ini, SD Negeri Suruh dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), tetapi juga kuat secara spiritual (Iman dan Taqwa).

Ibu Putri Nur Jannah, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, menjelaskan secara rinci mengenai teknis pelaksanaan acara. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa pemilihan jenis lomba dilakukan secara cermat untuk menyentuh berbagai aspek kecerdasan siswa, mulai dari aspek linguistik, seni, hingga keberanian mental.di antaranya; Lomba tartil, Menghafal Al Qur'an, Kaligrafi, Pildacil, Mendongeng, dan Adzan

Lomba Pildacil putri
Lomba Pildacil Putra

"Melalui Pildacil, kita sedang melatih calon-calon pemimpin masa depan. Mereka belajar bagaimana menyampaikan kebenaran dengan cara yang santun dan menarik. Kami sangat bangga melihat keberanian anak-anak berdiri di depan umum untuk syiar agama," ujar Ibu Putri Nur Jannah, S.Pd".

Ibu Irma Eka Wahyuni S.Pd selaku dewan juri menitik beratkan pada beberapa point salah satunya adalah mental yang sedang di uji dan juga kesiapan materi. sehingga dalam pemaparannya, pesan dakwah yang di sampaikan dapat diterima oleh pendengar.

Lomba Kaligrafi
Lomba Adzan
Lomba Tahfidzul Qur'an
Lomba Tartil

Tidak kalah menarik dengan keriuhan di panggung Pildacil, suasana tenang dan penuh konsentrasi menyelimuti area Lomba Kaligrafi. Cabang lomba ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kedekatan mereka dengan Al-Qur'an melalui goresan seni visual yang indah. Cabang Lomba Adzan menjadi salah satu momen paling syahdu dalam peringatan Isra wal Mi'raj di SD Negeri Suruh. Perlombaan ini khusus diikuti oleh para siswa putra dengan tujuan untuk melatih keberanian serta kesiapan mereka dalam menyerukan panggilan ibadah, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Di sudut lain area sekolah, suasana terasa begitu tenang dan penuh keberkahan saat Lomba Menghafal Al-Qur'an (Tahfidz) dan Membaca Al-Qur'an (Tartil) dimulai. Kedua cabang ini menjadi inti dari peringatan Isra wal Mi'raj, sebagai bentuk nyata kecintaan siswa SD Negeri Suruh terhadap kitab suci Al-Qur'an.

Lomba bercerita

Kemeriahan PHBI di SD Negeri Suruh semakin terasa saat memasuki sesi Lomba Bercerita yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 3. Pada usia transisi ini, para siswa ditantang untuk menghidupkan kembali kisah-kisah agung para Nabi dan sahabat serta peristiwa isra mi'raj melalui kata-kata, ekspresi, dan imajinasi mereka sendiri.

Kesimpulan Kegiatan

Peringatan Isra wal Mi'raj Nabi Muhammad SAW di SD Negeri Suruh pada 24 Januari 2026 telah terlaksana dengan sukses, khidmat, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah wadah edukasi religius yang komprehensif bagi seluruh siswa.

Beberapa poin utama yang dapat disimpulkan adalah:

  • Integrasi Ibadah dan Prestasi: Melalui berbagai lomba seperti Adzan, Tahfidz, Tartil, Pildacil, Kaligrafi, hingga Bercerita, sekolah berhasil menyatukan nilai-nilai spiritual dengan semangat kompetisi yang sehat.

  • Pengembangan Karakter: Sambutan Ibu Atik Purwati, S.Pd. S.D. menegaskan bahwa inti dari kegiatan ini adalah pembentukan karakter disiplin melalui teladan salat, sementara Ibu Putri Nur Jannah, S.Pd. melalui program lombanya berhasil memetakan bakat dan minat siswa di bidang keagamaan.

  • Partisipasi Aktif: Keterlibatan aktif siswa, terutama kelas 3 dalam lomba bercerita, menunjukkan bahwa penanaman nilai akhlak mulia dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak.

  • Output Positif: Kegiatan ini berhasil menciptakan atmosfer sekolah yang religius, meningkatkan rasa percaya diri siswa, serta mempererat silaturahmi antara guru, siswa, dan seluruh warga sekolah.

Penutup: Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan semangat Isra Mi'raj tetap tertanam dalam sanubari siswa SD Negeri Suruh, menjadikan mereka generasi yang unggul dalam prestasi dan mulia dalam budi pekerti, sesuai dengan harapan besar yang disampaikan oleh pihak sekolah.

Tags :
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *