SD Negeri Suruh– Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, seluruh siswa-siswi SDN Suruh menunjukkan semangat kebersamaan melalui kegiatan kerja bakti massal. Kegiatan yang melibatkan seluruh jenjang kelas, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 ini, dilaksanakan serentak baik di lingkungan gedung utara maupun gedung selatan.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran dini kepada siswa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kondisi sekolah yang bersih, rapi, dan nyaman, diharapkan para siswa dapat menjalankan aktivitas belajar dan ibadah selama bulan Ramadan dengan lebih khusyuk dan penuh semangat.
Kegiatan bersih lingkungan di SDN Suruh dimulai pada area Mushollah. Langkah ini diambil mengingat Mushollah akan menjadi titik sentral bagi pelaksanaan Pondok Ramadan, sebuah agenda tahunan yang krusial untuk penguatan karakter religius siswa. Dengan memastikan kebersihan tempat ibadah sejak dini, sekolah berupaya menciptakan atmosfer yang kondusif bagi siswa untuk menjalankan berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari salat Duha berjamaah hingga tadarus bersama.
Tak hanya area dalam ruangan, wajah luar sekolah pun tak luput dari perhatian. Siswa-siswi dengan penuh semangat merapikan taman-taman di sekitar gedung utara dan selatan. Tanaman hias yang menjadi peneduh sekolah dirapikan, disiram, dan dibersihkan dari rumput liar. Dengan lingkungan yang hijau dan tanaman yang tertata indah, SDN Suruh siap menyambut Ramadan dengan suasana yang sejuk dan menyegarkan mata
Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan tradisi mulia yang sangat penting untuk terus dilestarikan di lingkungan sekolah. Begitu banyak manfaat yang dapat dipetik, mulai dari terciptanya lingkungan yang asri hingga penguatan ikatan kekeluargaan antarwarga sekolah. Terlebih bagi siswa kelas satu, momen ini menjadi langkah krusial dalam membangun pondasi awal karakter. Di usia emas ini, mereka belajar bahwa kebersihan bukan sekadar tugas, melainkan perwujudan tanggung jawab dan disiplin yang akan membentuk jati diri mereka sebagai manusia yang peduli di masa depan.
Sejalan dengan semangat tersebut, Kepala SDN Suruh, Ibu Atik Purwati, S.Pd. S.D., menyampaikan harapan besarnya melalui kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa rasa cinta kepada lingkungan harus menjadi pondasi awal bagi terciptanya kehidupan yang harmonis. Menurut beliau, lingkungan yang asri akan melahirkan zona belajar yang nyaman bagi siswa. 'Ketika kenyamanan itu hadir, maka motivasi belajar akan meningkat, dan pada akhirnya, prestasi-prestasi gemilang pun dapat diwujudkan oleh putra-putri didik kita,' tutur beliau dengan penuh optimisme.